Business Model Program NEGERI MANDIRI

 

 

Business Model Program NEGERI MANDIRI dibangun sesuai dengan visi & misi program yang memprioritaskan pembangunan kesejahteraan masyarakat dalam skala massal dan dalam jangka waktu yang singkat. Masyarakat sebagai fokus utama proses pembangunan itu sendiri.

Business Model tersebut di atas juga dibangun dengan mempertimbangan tantangan-tantangan pembangunan yang dihadapi oleh wilayah kepulauan seperti Maluku, yang antara lain:

Oleh karena itu diperlukan berbagai model, konsep dan strategi yang dapat menjawab tantangan tersebut.

Secara sistimatis proses pembangunan Business Model  Program NEGERI MANDIRI mencakup aspek-aspek sebagai berikut:

1   Kerangka Pembangunan Klaster Industri Berbasis Masyarakat (KIBM) yang terdiri dari:

2   Rantai Nilai Industri (Industry Value Chain) yang terdiri dari:

3   Supply Chain & Operation Management, dikemas dalam Total Innovation Chains, yang terdiri dari:

4   Persaingan & Kemitraan Usaha;

5   Strategic Sourcing;

6   Jaringan Kolaborasi;